Campur Aduk

Amurang, 19 Oktober 2015

Setelah beberapa menit berkendara, akhirnya saya pun tiba juga di kota amurang. kota yang selalu saya kunjungi jika sedang suntuk saat bekerja atau merasa bosan di kampung.Di perjalanan tadi pikiran saya tidak bisa fokus pada sepeda motor yang saya kendarai. Ingin berhenti bernapas jika bisa. entah apa sebutan untuk rasa itu, bulu kuduk merinding, sedih, marah, campur aduk tak karuan. saya berpikir tentang, kenapa hidup saya kacau. Hanya ada kegagalan… cinta, pendidikan, ekonomi, pekerjaan… semua hanya menghasilkan kegagalan! saya marah, kenapa rasanya hidup saya tidak seimbang! kenapa rasanya saya tidak diberi kuasa untuk bertanggung jawab penuh dengan pikiran saya! kenapa seolah-olah jika saya melakukan satu hal selalu saja sebuah penghalang di ijinkan menghampiri. Jika bisa, saya ingin mati saja. tapi takut saya belum punya tempat di atas. jika bisa, ingin mati saja. tapi bagaimana dengan mimpi saya? saya ingin punya keluarga bersama seseorang, saya ingin mewariskan pengetahuan saya kepada anak saya nanti. oh hidup berikan diri saya sedikit saja keluasan untuk bertanggung jawab penuh dengan pikiran saya sendiri!!! Tuhan tolong saya, sekali saja… jangan biarkan ketidak beruntungan menghampiri rencana saya…

Iklan

My Reason

Berlalunya waktu semakin membuat ku sadar

jika kesendirian memang harus kunikmati

tak bisa memaksakan kehendak

ketika kau tak ingin kembali

aku pun sadar bahwa keegoisanlah

yang membuat mu pergi

dan tak ingin ku ulangi dengan memaksa mu kembali

tanpa ku kau terlihat bahagia

nikmatilah…

mungkin

kesempatan ku yang dulu

masih ada dan sedang kunikmati

masih melihat mu

bahagia sungguh menenangkan hati

jika nanti kita bertemu

ku mohon tersenyumlah untuk ku

karna senyum mu lah alasan ku

bertahan…

18lrjbr6kkzdujpg