Hari ini dan kemarin

Hari ini, entah berapa lama lagi pikiran ku bisa bertahan dari sengatan-sengatan dunia yang telah menahun. Membengkak, di iringi rintihan-rintihan kecil yang sebenarnya merupakan kamuflase dari tubuh agar tetap terlihat ‘baik-baik saja’. Sang penguasa yang beradu argumen denganku tentang hak gaji yang seharusnya kuterima  membuatku memutuskan untuk berhenti menyumbangkan tenaga dan pikiranku pada tempat usaha miliknya. Bodohnya aku, atau memang nasib yang belum bosannya mempermainkanku. Aku ingat rencana awalku; tambah sebulan lagi dan aku punya cukup uang untuk rencana selanjutnya. Tapi sia-sia, semua tak sejalan dengan ide yang telah ku susun untuk terus ‘hidup’ di tengah hutan yang predator utamanya adalah mereka yang punya taring dan gigi tajam.

Disinilah aku sekarang. Di penginapan kecil, berpikir; apa selanjutnya? Di titik ini, aku ingat kembali tentang ‘peranku’. Aku menjalani, tapi tidak menginginkannya. Tapi, bukankah hidup harus seperti itu? Para tokoh utama, menikmati peran mereka. Sementara mereka yang memiki kemiripan denganku tidak berdaya. Memilih sendiri tidak akan mungkin dalam kisah ini. Tapi, masih ada yang patut disyukuri dalam kisah kemarin dan hari ini. Temanku yang sering kujuluki dan saling menjuluki parasit, mau menampungku. Menanpungku dalam hal ini, patungan untuk hidup. Makan dan bayar sewa kamar kos. Dan jika beruntung dia bisa merekomendasikan bekerja di tempat kerjanya. Ah hidup… apa benar hal tersebut patut disyukuri? Maaf, tapi akhir-akhir ini aku semakin waspada. Takut jika nasib dan hidup itu sekongkol membuatku tersenyum kemudian menyumbatku dengan kaktus beracun.

Iklan

Penulis: ladiesman91

verry simple person, sleep&read... thats me!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s