Kuasa-Mu, Mengagumkan!

Kejadian 1:1-25

Seperti apa sih dunia ini diciptakan? Apa benar seperti itu? Lantas, siapa penciptanya?
Semua pertanyaan ini benar-benar mengganggu! Manusia dengan berjuta keterbatasan mencoba menerka, bagaimana semesta ini tercipta? Dan oleh mereka yang kita makhluk sosial memanggilnya ‘Ilmuan’, terkaan mereka hanya meliputi ”seperti inilah semesta tercipta”. Yang sayangnya kata “seperti inilah semesta tercipta” yang mereka ‘desain’ hanyalah fatamorgana belaka. Kenapa? Karena hal itu hanya berupa ‘Teori’ belaka! wkwkwkwkwks yuk berteori! Versi singkat ane, jadi. Di zaman dahulu kala, hiduplah seorang shinobi yang loe pada bisa panggil dia, Rikudo Senin(rikudo senin… Rikudo senin… Rikudo senin… #echo) Nah, Rikudo ini memiliki kelebihan perihal penguasaan semua elemen.(persingkat) Rikudo ketemu nih sama, Mikael Gorbachev(last president ussr). n then, oleh mr. Gorba, penelitian Rikudo senin diberi suntikan dana tak terbatas. Finally, Rikudo berhasil menguasai semua elemen yang ada di dunia! (makin dipersingkat)dia memutuskan untuk memusnahkan dunia dimana dia tinggal yang kemudian membentuk semesta baru, termasuk didalamnya Galaxy Bimasakti atau milkyway, our home. Nah itu, itu teori gue!!! Keren kan? (all readers in the world : gubrrakkkk)

Back to topic.
Bukankah para ilmuan ini pintar, kenapa hanya bisa berteori? Iya yah… Gue sempet sedikit menyelam, yah namanya juga menyelam, mulut sedikit kemasukan air gak palalah. Jadi, ada Beberapa teori penciptaan alam semesta yang gue simak dan s’kalian, gue taruh disini, loe pada kudu cek!

1. Teori Kabut (Nebula)
Yang pertama adalah Teori Kabut. Teori kabut adalah sebuah teori yang dikemukakan oleh dua orang ilmuan yaitu Imanuel Kant (1724-1804) seorang ahli filsafat bangsa Jerman dan Piere Simon Laplace (1749-1827) ahli astronomi bangsa Perancis. Kant mengemukakan teorinya tahun 1755, sedangkan Laplace mengemukakan tahun 1796 dengan nama Nebular Hypothesis.
(isi teorinya, banyak. Loe on google deh! Gak papakan?!)

2. Teori Planetisimal
Teori Planetisimal adalah salah satu teori yang menerangkan tentang proses pembuatan Tata Surya. Teori ini dicetuskan oleh seorang astronom bernama Forest Ray Moulton dan seorang geolog bernama Thomas C. Chamberlin dari Universitas Chicago, yang kemudian namakan teori mereka ini dengan nama Teori Planetisimal
(sama ma yang di atas, isinya ntar loe cari sendiri)

3. Teori Pasang Surut Bintang
Teori Pasang Surut pertama kali dikemukakan oleh Buffon (1707-1788). Menurut Buffon tata surya berasal dari materi Matahari yang terlempar setelah bertabrakan dengan komet.

4. Teori Kondensasi
Teori Kondensasi ini dikemukakan oleh astronom Belanda yang bernama G.P. Kuiper (1905-1973) pada tahun 1950. Teori ini menyatakan bahwa sistem Tata Surya itu ternyata pada mulanya berupa bola kabut raksasa. Dan di dalam Kabut itu terdiri dari debu, es, dan gas.

5. Teori Bintang Kembar

Teori ini dikemukakan oleh seorang ahli astronomi Inggris bernama R.A. Lyttleton sekitar tahun 1930-an. Teori ini menyatakan bahwa pada mulanya terdapat sepasang matahari kembar yang saling mengelilingi. Kemudian melintaslah sebuah bintang dan menabrak salah satu matahari.

Agan-agan yanh terhormat, jangan kebawa sama tulisannya yang emang keren abis! Semua ntu cuman Teori!
Lantas, yang lebih hebat dari teori di atas dan tentu saja bukan cuman sekedar teori tentang penciptaan. Ada gak?
Ada! Ada! Refrensi gue loe pada buka Alkitab, kitab kejadian tentang penciptaan semesta! Kalo udah, bayangin gak loe kekuatan yang paling dahsyat itu milik siapa? Kalo menurut kebanyakan ilmuan ‘semesta itu tanpa pencipta’ loe percaya?! Bullshit! Bagaimana bisa sesuatu itu tanpa pencipta? Bahkan manusia perlu kombinasi DNA untuk menjadi makhluk hidup. Jika tidak ada yang menciptakan, lantas manusia hidup berdasarkan apa? Cuman lahir, mati trus udah gak ada lagi??! Jadi menurut ane, kekuatan yang paling dahsyat itu berasal dari Dia yang menciptakan semesta ini! Only by words! Can u imagine, only by words! Bener, emang gak masuk diakal… Menciptakan hanya lewat kata ‘jadilah’ tapi memang kenyataan seperti itu! Jika dipikirka dengan akal sehat, semesta ini tercipta oleh kekuatannya yang berupa kata ‘jadilah’ semuanya jelas gak masuk di akal! Bintang-bintang, planet, matahari etc. Bagaimana bisa? Bisa, bisa dibenarkan… Bisa dibenarkan oleh iman. Iman kita kepada-Nya! Banyak orang berkata, bagaimana bisa mengimani seorang pencipta yang adalah manusia, Dia itu Tuhan semesta alam! Dia menciptakan alam semesta termasuk di dalamnya kita manusia! Bayangkan, untuk-Nya adakah yang lebih sulit. Menciptakan alam semesta atau turun ke dunia menjadi sama dengan kita manusia? Tidak ada yang sulit untuk-Nya! Kenapa? Karena Dia itu Tuhan semesta alam, kuasa-Nya di luar kemampuan bahkan hanya untuk cara kita memahami(secara logika), tapi saya yakin dan percaya(oleh iman dan perbuatan-Nya dalam hidup saya) Dia itu Tuhan yang sama, yang menciptakan semesta, dan yang rela mati untuk menebus dosa manusia…

The point is, argumen tentang terciptanya semesta alam, untuk saya pribadi hal tsb hanya bisa dibenarkan di dalam Alkitab.

Ibrani 11:3
Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.

Iklan

Penulis: ladiesman91

verry simple person, sleep&read... thats me!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s